Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Januari 2013

Penyanyi Dangdut Senior A Rafiq Meninggal Dunia




Dunia Musik Melayu Dangdut kembali berduka, kehilangan satu lagi seorang penyanyi bertalenta.Pedangdut kawakan A Rafiq meninggal dunia. Pria berdarah India-Pakistan ini tutup usia pada pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Medistra. Saat ini, jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Perindustrian No 53, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Mertua Galih Ginandjar itu meninggalkan istri tercintanya, Asiyah, dan tiga orang anak. Yaitu Fadila A Rafiq, Farhad A Rafiq, dan Fairuz A Rafiq. Istri A rafiq, Aisyah menuturkan sang suami meninggal karena penyakit diabetes yang diidapnya sejak lama.

Di pentas dangdut, perjalanan karier A Rafiq sudah malang melintang. Yang paling dikenal adalah hits Pengalaman Pertama di era 70-an. Bahkan, lagu itu dinyanyikan kembali Slank dan Nirina Zubir untuk film trilogi Get Married. Kostum panggung A rafiq yang mirip dengan Elvis Prisley pun menjadi memori tersendiri di hati masyarakat.

Selain itu, A Rafiq juga dikenal sebagai aktor dengan membintangi empat judul film, Si Gondrong (1971), Pengalaman Pertama (1977), Pandangan Pertama (1978), dan Karena Dia (1979).

Bahkan, kontribusi pria yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, 5 Maret 1948 tersebut untuk industri hiburan juga semakin terasa ketika ia menjadi sutradara dalam sinetron drama musikal bertitel Si Miskin Bercinta. Sinetron itu melibatkan banyak pesohor, diantaranya Mansur S, Hetty Soenjaya, Jaja Miharja, Ira Savira, dan juga Mieke Wijaya.

Sumber

Kamis, 08 November 2012

Raja Dangdut Rhoma Irama di Usulkan Para Ulama Jadi Capres

JAKARTA, KOMPAS.com — Dukungan sebagian ulama kepada H Rhoma Irama untuk menjadi calon presiden RI dalam Pemilihan Presiden RI 2014 rupanya tidak main-main. Para ulama mengaku akan bergerilya mendekati partai untuk turut mencalonkan "The King of Dangdut" tersebut.

"Wasiat Ulama akan melobi, ada orang-orang tertentu dari kami yang akan melakukan lobi. Mudah-mudahan kita sama, satu pendapat," tegas Fachrurozy Ishaq, Ketua Umum DPP Wasiat Ulama, dalam deklarasi dukungan di rumahnya di Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (8/11/2012).
Meski demikian, Fachrurozy mengaku, pihaknya tak bisa menyebutkan partai politik mana saja yang akan disasarnya. Pasalnya, pendekatan itu dilakukan oleh tim lain. Fachrurozy mengatakan, kendaraan politik yang akan didekati adalah parpol Islam.

Soal dukungan partai, Fachrurozy mengaku tak khawatir. Meski belum ada satu pun partai yang secara formal menyatakan mendukung Rhoma menjadi kepala negara, ada suara-suara individu dari partai yang menghendaki pimpinan Soneta Grup tersebut menjadi pemimpin negara Indonesia.
"Artinya, ada suara-suara dari partai Islam yang sudah menyebut bahwa Rhoma memiliki akseptabilitas dan dapat dijadikan panutan," lanjutnya.

Para ulama yakin, jika ada partai politik yang mendukung Rhoma, yang juga Ketua Umum Forum Silaturahmi Ta'mir Masjid dan Mushalla Indonesia (Fahmi Tamami) dan Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) tersebut menjadi capres, tingkat elektabilitas partai akan naik.
"Rhoma Irama adalah ikon umat Islam. Kalau ada partai yang mengusung Rhoma, saya yakin suaranya akan naik. PKS, PAN, PKB, naik suaranya. Karena Rhoma banyak fansnya, dan mereka fanatik sama dia," lanjutnya.

Wasiat Ulama dikatakan organisasi yang terdiri dari para ulama/mubalig se-Indonesia yang didirikan tanggal 8 Desember 2011. Misi organisasi ini adalah untuk menyatukan umat Muslim Indonesia yang dianggap terpecah belah. Setelah berdiri, organisasi ini pun berkembang di daerah dan kini anggotanya mencapai satu juta orang.

Sebelum deklarasi dukungan tersebut, pihak Wasiat Ulama diketahui telah memberitahu H Rhoma Irama terlebih dahulu. Menurut Fahchrurozy, yang bersangkutan sendiri tidak berkeberatan atas deklarasi dukungan kepada dirinya untuk maju dalam bursa capres RI 2014.

Terkait pencalonan ini, Rhoma tak banyak berkomentar.
"Belum saatnya bicara presiden, terlalu jauh, tunggu saja," katanya singkat di Surabaya.
 
Editor : Hindra
 
Sumber : Kompas.com 
 

Senin, 06 Agustus 2012

Rhoma Irama Mengklaim Bahwa Dakwahnya Tidak Bermuatan Sara

Jakarta (ANTARA) - Pedangdut Rhoma Irama bersikeras ceramah yang disampaikannya di Masjid Masjid Al-Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat tidak bermuatan SARA.
Bahkan Rhoma Irama mengklaim ceramah yang disampaikan untuk mengingatkan umat Islam akan kaidah dalam memilih pemimpin yang tertera dalam Kitab Suci.
"Tadi saya klarifikasi kepada Panwaslu DKI mengenai pernyataan umat Islam dilarang keras untuk memilih orang kafir sebagai pemimpin. Saya berdakwah dan bukan kampanye," katanya kepada wartawan sesaat sebelum meninggalkan gedung Panwaslu DKI di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan, dakwah yang disampaikan di Masjid Masjid Masjid Al-Isra dalam kapasitas sebagai mubaligh.
"Saya bukan juru kampanye pasangan calon tertentu dan tidak ada atribut partai di sekitarnya," ujarnya.
Umat Islam, menurut Rhoma, sangat kondusif untuk kerukunan umat beragama dan antar bangsa.
"Namun, saya tekankan, dalam memilih pemimpin, umat Islam dilarang keras memilih orang kafir sebagai pemimpin," cetusnya.
Rhoma pun mengaku merasa berdosa bila tidak menyampaikan hal tersebut pada umat Islam.
"Saya harus menyampaikan hal ini, kalau tidak saya berdosa. Menangis? Saya terharu melihat `support` kawan-kawan," ungkapnya.
Raja dangdut secara tegas menolak meminta maaf kepada pasangan Joko Widodo(Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)terkait isi ceramah yang diduga mengandung isu SARA sehingga merugikan pasangan nomor urut ketiga tersebut.
"Untuk apa saya meminta maaf? Saya tidak merasa bersalah, karena saya tidak menjelek-jelekkan Jokowi-Ahok," tegasnya.
Ia menjelaskan, secara eksplisit di depan sejumlah jamaah pernyataan yang menyangkut isu SARA tersebut.
"Kan saya tidak pernah mengatakan Jokowi dari Jawa agama Islam, atau Ahok dari suku China dan agamanya Kristen," jelasnya.
Dirinya pun menerima apapun keputusan pemilihan gubernur DKI Jakarta putaran kedua apalagi jika memenangkan pasangan Jokowi-Ahok.
"Itu adalah konsekuensi sebagai warga negara," tambahnya.(ar)

Sumber : dikutif  Yahoo!News

Raja Dangdut Rhoma Irama Menangis di Panwaslu DKI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Raja dangdut Rhoma Irama tiba-tiba menitikkan air mata di kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI, Senin (6/8).
Tangisan dan raut muram terlihat di wajah Rhoma saat Panwaslu mempersilakan pedangdut ini berbicara. Ia diminta menjelaskan maksud kedatangannya ke kantor yang terletak di bilangan Suryopranoto, Jakarta Pusat itu.
Setelah diam sejenak, Rhoma baru berbicara di hadapan media.
"Saya mengungkap sebuah ayat. Yang isinya, kalau ada orang islam memilih orang non islam maka konsekuensinya menjadi musuh Allah. Saat menyampaikan ceramah, kapasitas saya sebagai mubaligh," ujar pemimpin Soneta Grup ini.
Selanjutnya, ketua Panwaslu DKI, Ramdansyah, mengajak Rhoma untuk melanjutkan pemeriksaan. Hingga saat ini, pemeriksaan tertutup masih berjalan di lantai 9 kantor Panwaslu DKI.
Rhoma Irama datang ke kantor Panwaslu DKI untuk menjalani pemeriksaan. Sebelumnya, dilaporkan Rhoma menyampaikan ceramah di masjid Al Isra Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu (28/7) lalu. Ia diduga menyampaikan ceramah berbau SARA dan memojokkan pasangan calon tertentu. Raja dangdut ini mengaku saat menyampaikan ceramah tersebut, ia berada dalam keadaan sadar.
Dalam ceramahnya, ia mengutip salah satu ayat Al-Quran. Firman Allah yang dimaksud adalah salah satu ayat Al-Quran yang berisikan larangan bagi umat Islam untuk memilih pemimpin yang beragama selain Islam. Jika umat Islam memilih pemimpin yang kafir maka mereka akan menjadi musuh Allah.

Sumber : Yahoo!News

Jumat, 03 Agustus 2012

Panwaslu Panggil Rhoma Irama dan Jimly Asshiddiqie

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk melengkapi pemeriksaan laporan penggunaan SARA (Suku Agama Ras Antargolongan), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta akan memanggil terlapor, Rhoma Irama, Jumat hari ini  (3/8/2012).

Menurut Ramdansyah, ketua Panwaslu DKI, pihaknya perlu memeriksa Rhoma Irama untuk memintai keterangan terkait pernyataannya yang membolehkan kampanye SARA.
"Apakah pemuka agama (Rhoma Irama) itu termasuk timses paslon tertentu? Yang kami ketahui dia (pernah) ikut dalam kegiatan yang diakomodir sama paslon (pasangan calon)," ujar Ramdansyah, Ketua Panwaslu DKI, di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2012).
Pasalnya, jika Rhoma adalah bagian dari tim kampanye salah satu pasangan calon, penyanyi berjuluk Raja Dang dut itu bisa bisa didenda dan dibui karena melanggar pasal 78 huruf (I) UU No. 32 Tahun 2004 tentang penggunaan tempat ibadah dalam berkampanye dan pasal 116 ayat 1 yaitu ancaman kampanye di luar jadwal yang ditentukan, pasal 18 huruf (b) yang melarang menghasut atau menghina seseorang karena unsur SARA.
"Akan kita panggil dari pukul 10.00 WIB dan 13.30 WIB," tambahnya.
Dalam tayangan video yang berhasil didapatkan Panwaslu, Rhoma Irama berceramah sembari menyisipkan ajakan untuk memilih pemimpin yang seagama dan mendiskreditkan pasangan calon yang lain dengan menyinggung SARA pasangan tersebut.
Siangnya, Panwaslu akan memeriksa Jimly Asshiddiqie anggota Dewan Kehormatan Pemilu (DKPP). Panwaslu perlu memanggil bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu karena dalam video berdurasi tujuh menit yang dikantongi Panwaslu, Rhoma mengutip pernyataan Jimly yang mengatakan SARA dibolehkan.
Panwaslu hari ini selesai Gamkudu (penegakan hukum terpadu) dengan Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi untuk memeriksa tayangan video tersebut.
Selebihnya, Panwaslu juga akan meminta klarifikasi dan konsultasi dengan KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Jakarta terkait hal yang sama.

Sumber : dikutif dari Yahoo!News

Selasa, 31 Juli 2012

Iis Dahlia Ingin Mewariskan Kemampuan Membaca Al Qur'an

Kemampuan pedangdut Iis Dahlia membaca ayat suci Alquran, merupakan hasil didikan orang tuanya yang cukup keras. Sang ayah yang kebetulan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) mengharuskan anak-anaknya fasih membaca Alquran.
"Didikan agamanya keras banget, kalau Maghrib itu shalat bareng. Papi kan Kepala KUA di Indramayu jadi agak keras ajarannya. Kalau salah ngajinya saja dimarahin. Jadi semuanya harus benar," ujar Iis Dahlia saat hadir di acara buka puasa bersama Menakertrans, Muhaimin Iskandar di BLK-LN Sahara Lestari, di kawasan Condet, Jakarta Timur, Minggu (29/7/2012).
Istri kapten pilot Satrio Dewandono itu ingin kemampuannya itu juga diwarisi anak-anaknya. Karena itu dia tidak segan menjadi guru ngaji bagi mereka.
"Guru ngaji buat anak-anak saya. Mereka sudah pinter baca Alquran semua. Pastilah, kalau saya di rumah saya baca Quran sama baca terjemahannya. Saya ke anak juga ajarin itu biar tahu artinya," pungkasnya. (kpl/hen/dar)

Sumber : dikutif dari Yahoo!OMG

Jumat, 20 Juli 2012

Ridho Rhoma Mengalahkan Rhoma Irama Ayahnya Sendiri 3 Kali di AMI 2012

-->JAKARTA - Penyanyi dangdut Ridho Rhoma bersama Sonet2 Band pesta piala di ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2012 yang di gelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, serta disiarkan langsung RCTI malam ini.
Mereka mendapat piala kategori Grup Dangdut Kontemporer Terbaik, Lagu Dangdut/Dangdut Kontemporer Terbaik (lagu "Haruskah Berakhir"), dan Produser Musik Dangdut Kontemporer Terbaik (lagu "Haruskah Berakhir").
"Alhamdulillah saya menang tiga kategori terbaik. Yang pasti rasa bangga sekali. Terimakasih buat semua yang terlibat, papa mama, label semuanya. Terutama Allah SWT, kepada AMI juga. Meskipun musik lagi lesu, ini tetap membuat kita semangat," kata Ridho kepada wartawan, Rabu (4/7/2012).
Di ketiga kategori itu, Ridho bersaing dengan ayahnya sendiri si Raja Dangdut Rhoma Irama.
"Piala ini saya persembahkan untuk semua, terutama fans, karena mereka tetap setia pada saya. Ini saya saingan juga sama papa, tapi saya yang menang," kata dia.

Sumber : hiburan.plasa.msn.com

Hebohnya Goyangan Itik Zaskia Shinta

 
DANGDUT tanpa goyang ibarat sayur tanpa garam. Tak sekadar suara, lagu, atau penampilan fisik, cara seorang penyanyi dangdut bergoyang juga bisa menjadi daya tarik tersendiri.
Sebutlah Inul Daratista dengan Goyang Ngebor, Anissa Bahar dengan Goyang Patah-patah, sampai Dewi Perssik dengan Goyang Gergaji.
Kini, muncul Goyang Itik alias Gotik yang diperkenalkan oleh pedangdut Zaskia Shinta.
Penyanyi berusia 22 tahun ini belakangan wara-wiri di televisi melalui tayangan infotainment terkait Gotik yang menjadi andalannya saat perform.
Seperti apa Gotik pemilik hits “Satu Jam” yang bernaung di bawah Nagaswara ini?
Kurang lebih begini caranya. Bungkukkan badan sekitar 45 derajat, letakkan kedua tangan di belakang, jadikan pantat sebagai sandarannya. Balik telapak tangan, lalu goyangkan pinggul ke kiri dan kanan.

Sumber :  hiburan.plasa.msn.com

Usaha Karaoke Inul Dara Tista Dirampok

" Karyawan saya ada yang dikeprak pakai ujung pistol lho, gimana saya enggak stres mikirinnya ", ungkap Inul.

SALAH satu cabang karaoke 'Inul Vizta' milik pedangdut Inul Daratista yang terletak di kota Batam dilaporkan mengalami perampokan pada Rabu (18/7) malam. Mendengar hal itu, Inul langsung panik.
Yang membuat pedangdut asal Pasuruan itu panik, bukan karena memikirkan asetnya yang digondol rampok. Melainkan, ia kuatir dengan keselamatan anak buahnya yang sempat bertemu dengan para perampok.
"Karyawan saya ada yang dikeprak pakai ujung pistol lho, gimana saya enggak stres mikirinnya," ungkap Inul saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (20/7).
Hingga kini, Inul pun masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat yang juga menangani kasus perampokan di salah satu outlet karaoke miliknya. Termasuk, soal kerugian yang dialaminya karena insiden tersebut.
"Saya belum bisa hitung semua, apa-apa saja yang diambil saya belum tahu. Yang saya dengar, uang di kasir itu habis diambil sama mereka (perampok)," tutur istri Adam Suseno ini.

Sumber :  hiburan.plasa.msn.com

Musik Dangdut Akan Didaftarkan Sebagai Kebudayaan Indonesia ke UNESCO

Musik dangdut yang sering menjadi cemoohan bagi sebagian pihak, justru akan didaftarkan sebagai budaya Indonesia pada UNESCO. Target mematenkan musik rakyat tersebut tidak main-main, namun masih butuh usaha panjang untuk kesana.

Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI), Surya Akka mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan pendaftaran musik Dangdut ke UNESCO. Upaya itu, kata dia masih perlu dibarengi dengan pembersihan musik Dangdut dari persoalan seks. Selain itu, Dangdut juga harus dibersihkan dari masalah pembajakan.

"Seperti penjiplakan musik dari India, bahkan yang baru santer adalah pembajakan terhadap musik Barat," kata dia pada Republika, Senin (30/4).

Selain itu, tambah ketua Soneta Fans Club Indonesia (SFCI) Jatim ini, juga harus membersihkan musik Indonesia dari pembajakan secara menyeluruh. Saat ini musik dangdut masih dalam tahap pendataan terkait sejarah, lirik lagu, video untuk didaftarakan sebagai cagar budaya ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Surya berharap, agar musik khas dari Indonesia ini nantinya diambil oleh negara lain. Sebab, saat ini sudah diterbitkan buku tentang musik dangdut oleh seorang peneliti dari University of Pittsburg, Amerika Serikat, bernama Andrew Weintraub.

Weintraub sendiri saat membedah bukunya di Universitas Airlangga mengatakan, dangdut merupakan musik yang memiliki potensi positif. Menurut dia, musik dangdut mudah untuk dimengerti, meskipun kadang orang tidak mengetahui arti liriknya. Dangdut juga merupakan ciri dan identitas dari masyarakat indonesia.

"Karena musik ini dikenal dari Sabang hingga Merauke dan semua lapisan masyarakat," katanya pada wartawan.

Bahkan, tak jarang musik ini menggambarkan realita sosial yang terjadi di masyarakat. Jikapun saat ini musik dangdut identik dengan goyangan dan hal berbau seks, itu hanyalah perkembangan dari budaya penikmat dangdut yang sifatnya lokal. Jadi saat ini dangdut sudah tergeser hanya menjadi budaya lokal.

Sumber: REpublika.co.id

Kamis, 26 April 2012

Ayu Ting Ting Ingin Membawa Dangdut Go Internasional

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Penyanyi Dangdut Ayu Ting Ting punya cita-cita dalam dirinya. Suatu saat nanti, ia kepengin membawa musik dangdut ke dunia internasional. Dengan cara itu ia bisa mengharumkan nama Indonesia.
"Mending kita tunjukin sama bangsa lain, kita bisa go internasional. Saya ingin bikin dangdut go international," ujarnya, Sabtu, (29/10/2011), dini hari, saat ditemui usai acara Mega Konser Sumpah Pemuda, di Hall D, Jakarta Pusat.
Karena itu, wanita kelahiran Depok, 20 Juni 1992 itu, berharap bisa terus berkarya sebagai penyanyi dangdut. Memang tidak menutup kemungkinan bahwa ia mampu mengangkat derajat musik dangdut. "Saya berkarya sebagai seorang penyanyi, bisa mengangkat nama dangdut," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebu, Ayu menyindir orang-orang yang cenderung menggunakan bahasa asing dalam setiap percakapan. Ia berharap ke depannya banyak orang yang menghargai produk budaya bangsa. Termasuk bahasa.
"Di mana-mana orang banyak ngomong bahasa Inggris. Sekali-sekali harusnya kita ngomong pakai bahasa Betawi, Sunda. Banggalah, sama bahasa sendiri," ucapnya.
Mungkin, Ayu mengatakan hal itu, supaya musik dangdut juga mendapatkan tempat spesial di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang lebih luas. Tanpa memandang kelas.

Dikutif dari : Yahoo!OMG
 

Sabtu, 10 Maret 2012

Pedangdut Saipul Jamil Idamkan Calon Istri yang Bukan Janda

     Jakarta-C&R/OMG- Pedangdut Saipul Jamil tak mau larut dalam duka setelah ditinggal wafat sang istri, Virginia Anggraeni yang meninggal karena kecelakaan mobil. Saipul, mengaku sudah membuka hatinya untuk perempuan lain dengan harapan mendapat pengganti almahrumah Virginia.

     Untuk kriteria, Saipul tak ingin muluk-muluk. Ia berharap calonnya nanti bukan janda. "Nih kalau bisa yang masih single. Kalau bisa sih saya enggak mau janda," ujarnya di Pondok Laras, Depok, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2012) saat merilis singel terbaru miliknya, 'Virgina Bidadariku'.

     Ia tak mau sembarangan mencari istri. "Saya mau yang terbaik aja, buat saya istri bukan sekadar menemani hidup aja, tapi itu adalah pakaian. Tidak harus cantik, yang penting dia bukan istri orang lain," tambahnya seraya tersenyum.

     Semenjak ditinggal sang istri, Saipul kerap digosipkan dekat dengan beberapa wanita, sebut saja Fitri Carlina dan mantan istri pertamanya, Dewi Perssik. Namun, Buat Saipul mereka dianggapnya sebagai adik. (Deva)

Sumber : Yahoo!OMG

Kamis, 01 Maret 2012

Rhoma Irama Bangga Atas Perhatian Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dangdut



Raja Dangdut Rhoma Irama mengaku bangga dengan perhatian yang diberikan Pemprov DKI Jakarta yang banyak membantu seniman, khususnya seniman dangdut.

 Bantuan yang benar-benar dirasakan Rhoma adalah pemberian dukungan berupa fasilitas gedung, di berbagai pertunjukan musik dangdut.

"Di era kepemimpinan Pak Fauzi Bowo ini, saya lihat ada peningkatan perhatian terhadap para seniman. Misalnya saya dari organisasi PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Dandut Indonesia), kami mendapat fasilitas gedung tanpa menyewa. Kami juga selalu di-support dalam segala kegiatan oleh Pemerintah DKI," terang Rhoma, saat ditemui di acara Pelantikan Pengurus Lembaga Kebudayaan Betawi Periode 2012-2015 di Jakarta, Rabu (29/2).

Menurut Rhoma, perhatian dan bantuan terhadap seni dan budaya Indonesia sangatlah penting. Dukungan itu diperlukan agar seni dan budaya asli Indonesia tetap lestari dan berkembang, di tengah maraknya budaya asing yang masuk ke Tanah Air.

"Baru selesai kita melihat pelantikan, dan itu menandakan bahwa pemerintah punya concern terhadap budaya Betawi. Punya concern ketahanan budaya dalam rangka mem-filter penetrasi budaya asing, yang dimana di era global ini sudah tak terbendung," lanjut Rhoma.

"Paling tidak, pemerintah punya komitmen bahwa bangsa ini harus tetap mempunya jati diri, di tengahnya maraknya penetrasi kultural yang begitu deras. jadi, ini suatu komitmen yang buat saya merupakan satu indikator nasionalisme seorang pimpinan," katanya.

Dikutif dari : inilah.com